Candra Fajri Ananda

Urip iku urup

Hidup itu hendaknya memberi manfaat bagi orang lain disekitar kita, semakin besar manfaat yang kita berikan tentu akan semakin baik bagi kita maupun orang lain.

About Candra Fajri Ananda

Berbekal gelar sarjana dan pengalaman menjadi tenaga lapang (field worker) mendorong Candra untuk terus belajar dan membangun hubungan – hubungan ilmiah dengan para ekonom muda saat itu, baik yang ada di Universitas Indonesia maupun di Universitas Gajah Muda. 1992 – 1998, merupakan waktu yang tidak terlupakan bagi Candra karena harus tinggal di Goettingen Jerman untuk belajar dan mendapatkan gelar magister dan doktor di Georg August Universitaet. Selama 6 tahun tersebut, Candra harus mentuntaskan persyaratan kemampuan berbahasa Jerman dikarenakan kuliah magister akan diberikan dalam bahasa pengantar Jerman, termasuk penulisan thesisnya. Topik penelitian pada program magister lebih banyak tentang pembangunan Daerah, khususnya menyoriti ketimpangan pembangunan di wilayah – wilayah Indonesia.

Pada tahun 1994, studi doktor dimulai dan fokusnya lebih banyak pada peranan pengembangan usaha kecil pada industri agrobusiness untuk peningkatan pendapatan per UKM. Pada tahun 1998, Candra telah menyelesaikan dan mempertahankan apa yang menjadi temuanya dalam disertasinya.

Pengalaman tinggal di negara lain serta menyelesaikan segala tantangan yang beragam dan berat, telah membentuk karakter unttuk tidak mudah menyerah dalam menggapai cita-cita. Diluar kegiatan kampus, Candra juga aktif dalam kegiatan sosial seperti PPI maupun aktifitas keagamaan yang membentuk jiwa dan membangun empathy terhadap orang lain mapun lingkungannya.

Setelah lulus dan kembali aktif di Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya, Candra aktif kembali mengajar dan melakukan penelitian di kampus baik menggunakan dana dari kampus maupun dana dari lembaga luar kampus (pemerintahan maupun donor). Kerjasama dengan JICA, USAID, AusAid, GIZ, Worldbank telah membentuk pribadi Candra dalam membangun jaringan dan kerjasama dengan pihak – pihak lain.

Sejak 2013-2017, Candra dipercaya untuk memimpin Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya. Pada era ini, program percepatan untuk internasionalisasi baik lembaga, program studi maupun para dosen digalakkan sehingga iklim akademik bisa tercipta dan jumlah mahasiswa asing terus bertambah. Pengalaman sebagai konsultan lembaga asing serta membangun kerjasama dengan pihak lain, sangat membantu Candra dalam mendorong dan merealisasikan progam kerjanya.

Maret 2017, pengalaman baru dan menantang telah datang dengan terpilihnya Candra sebagai salah satu anggota BSBI (Badan Supervisi Bank Indonesia) yang tentu merupakan tantangan dan kesempatan yang mahal untuk dijalani dengan cara – cara biasa. Sangat penting untuk menjalankan tugas dan menyelesaikan tantangan dengan cara inovatif dan penuh tanggung jawab, karena Candra yakin, bahwa manusia itu diciptakan memang untuk beribadah kepadaNYA dengan memberikan manfaat kepada lingkungan seluas-luasnya.

Menuju Sumber Daya Manusia yang Berkualitas

PERIODE pertama masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) diwarnai dengan pesatnya pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah Indonesia. Presiden menginginkan agar rakyat Indonesia yang berada di pinggiran, di kawasan perbatasan, di pulau-pulau terdepan, dan di...

Growth Pole dalam Pembangunan Ekonomi Indonesia

KONSEP “growth pole” atau dikenal sebagai konsep “kutub pertumbuhan” yang dibangun oleh ahli ekonomi Prancis, Francois Perroux, menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi di tiap daerah tidak terjadi di sembarang tempat, melainkan di lokasi tertentu. Karena itu, untuk...

Pembangunan Berkelanjutan

Ekonom klasik menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi menyangkut perkembangan yang berdimensi tunggal dan diukur dengan meningkatnya hasil produksi dan pendapatan. Pertumbuhan ekonomi ditelaah melalui proses produksi yang melibatkan sejumlah jenis produk dengan...

News & Updates

Menuju Sumber Daya Manusia yang Berkualitas

PERIODE pertama masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) diwarnai dengan pesatnya pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah Indonesia. Presiden menginginkan agar rakyat Indonesia yang berada di pinggiran, di kawasan perbatasan, di pulau-pulau terdepan, dan di...

Growth Pole dalam Pembangunan Ekonomi Indonesia

KONSEP “growth pole” atau dikenal sebagai konsep “kutub pertumbuhan” yang dibangun oleh ahli ekonomi Prancis, Francois Perroux, menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi di tiap daerah tidak terjadi di sembarang tempat, melainkan di lokasi tertentu. Karena itu, untuk...

Pembangunan Berkelanjutan

Ekonom klasik menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi menyangkut perkembangan yang berdimensi tunggal dan diukur dengan meningkatnya hasil produksi dan pendapatan. Pertumbuhan ekonomi ditelaah melalui proses produksi yang melibatkan sejumlah jenis produk dengan...