November 21, 2017

Langkah Strategis di Penghujung Tahun

HINGGA berakhirnya tahun anggaran 2017, perekonomian Indonesia seringkali digambarkan dengan selera optimisme yang tinggi. Faktor pembentuknya antara lain didukung oleh peringkat indikator daya saing global (world competitiveness) […]
November 6, 2017

Doing Business di Indonesia

KEJUTAN kembali dipentaskan Indonesia dalam rilisan terbaru Ease of Doing Business (EoDB) 2018 yang diunggah World Bank sepekan yang lalu. Kita berhasil merangsek 19 peringkat dari sebelumnya berada di […]
November 6, 2017

Sumpah Pemuda di Era Disruption

89 tahun yang lalu, ada histori besar melalui pergerakan pemuda untuk mewujudkan kemerdekaan di Indonesia. Kejadian tersebut hingga saat ini terus dikenang sebagai momentum Sumpah Pemuda. […]
October 27, 2017

Merajut Cukai Rokok

KEBIJAKAN cukai rokok tumbuh di antara kondisi yang saling menghimpit. Dinamika tarif cukai rokok terus bergulir liar seiring dengan tarik ulur kepentingan antara tekanan fiskal yang berat […]
October 17, 2017

Otak-atik Inflasi

PARADOKS mengenai penurunan daya beli masyarakat belum juga menemui titik kesempatan. Pemerintah masih bersikukuh bahwa penurunan daya beli tak ubahnya sebatas penggiringan isu politik. Pemerintah menggunakan tingkat […]
October 11, 2017

Kerangka Kelembagaan bagi Perekonomian

DARI pemaparan tentang indeks daya saing global (global competitiveness index) yang diunggah World Economic Forum (WEF) akhir bulan lalu, sepertinya ada beberapa informasi penting yang perlu kita […]

Writer’s bio


C Candra Fajri Ananda dilahirkan di Lumajang pada 29 oktober 1964. Dari kota pisang yang berlokasi di bagian selatan Jawa Timur ini, Candra kecil menghabiskan masa kanak - kanak sampai remaja di Kota Pisang ini. Malang sebagai kota pendidikan menjadi kota destinasi berikutnya bagi Candra untuk menempuh pendidikan sarjana, tepatnya di Fakultas Ekonomi Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan.

Berbekal gelar sarjana dan pengalaman menjadi tenaga lapang (field worker) mendorong Candra untuk terus belajar dan membangun hubungan - hubungan ilmiah dengan para ekonom muda saat itu, baik yang ada di Universitas Indonesia maupun di Universitas Gajah Muda.