January 10, 2019

Fiskal Dinamis

PERKEMBANGAN hasil kebijakan fiskal tahun 2018 pada akhirnya telah mencapai titik puncaknya. Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berhasil mencatat realisasi penerimaan negara sebesar Rp1.943,3 triliun atau sekitar […]
January 2, 2019

Negara Hadir

MENJELANG berakhirnya tahun 2018, pemerintah telah berhasil mencatat beberapa capaian gemilang. Beberapa variabel makroekonomi sudah tercapai atau sedang mendekati angka target. Dari sisi pertumbuhan ekonomi misalnya, secara […]
December 26, 2018

Keberlangsungan Fiskal

KEMAMPUAN pemerintah dalam pengelolaan fiskal (keuangan negara) menjadi salah satu kunci untuk melanggengkan perannya dalam pembangunan negara. Sebab dengan semakin besarnya kapasitas fiskal yang dapat dikelola, taring […]
December 20, 2018

Konfidensi Mengarungi Ketidakpastian

Tahun 2019 menjadi salah satu periode yang amat menentukan, khususnya karena fase terakhir periode pertama pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Aktivitas ekonomi, sosial, dan politik akan mencapai […]
December 11, 2018

Prudent, Optimistis, Fokus

BANYAK berita menggembirakan beberapa minggu terakhir ini mengenai kinerja perekonomian nasional. Di antaranya kurs rupiah yang kian kuat, target pajak yang terlampaui, inflasi yang terkendali, serta pertumbuhan […]
December 3, 2018

Fleksibilitas Strategi

DINAMIKA lingkungan terus terjadi dan berjalan sangat cepat. Sensitivitas juga kian cepat menjalar pada saat beberapa negara adidaya melakukan hal-hal yang sulit diprediksi. Perubahan iklim perekonomian global […]

Writer’s bio


C Candra Fajri Ananda dilahirkan di Lumajang pada 29 oktober 1964. Dari kota pisang yang berlokasi di bagian selatan Jawa Timur ini, Candra kecil menghabiskan masa kanak - kanak sampai remaja di Kota Pisang ini. Malang sebagai kota pendidikan menjadi kota destinasi berikutnya bagi Candra untuk menempuh pendidikan sarjana, tepatnya di Fakultas Ekonomi Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan.

Berbekal gelar sarjana dan pengalaman menjadi tenaga lapang (field worker) mendorong Candra untuk terus belajar dan membangun hubungan - hubungan ilmiah dengan para ekonom muda saat itu, baik yang ada di Universitas Indonesia maupun di Universitas Gajah Muda.